Latihan Kader Muda 2025: Mencetak Kader Progresif dan Berdaya Saing



Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Negeri Surabaya kembali menggelar Latihan Kader Muda (LAKMUD) 2025 sebagai salah satu jenjang kaderisasi formal. Kegiatan ini mengusung semangat “Kader Progresif, Berdaya Saing, dan Berkarakter Aswaja” yang diharapkan dapat melahirkan generasi penerus organisasi yang unggul secara intelektual, berkomitmen terhadap nilai keislaman, serta memiliki kepedulian sosial.

Kegiatan LAKMUD ini dilaksanakan pada bulan Juni 2025 dengan rangkaian materi yang komprehensif sesuai dengan silabus kaderisasi. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman Aswaja An-Nahdliyah, tradisi amaliyah NU, dinamika IPNU-IPPNU, wawasan kebangsaan, hingga kepemimpinan dan manajemen organisasi. Selain itu, peserta juga dibekali dengan keterampilan praktis seperti komunikasi efektif, teknik diskusi dan persidangan, manajemen konflik, networking, lobbying, fundraising, hingga geopolitik kampus.

Dengan total waktu pembelajaran yang terstruktur dan metode variatif mulai dari literasi, ceramah, tanya jawab, diskusi interaktif, hingga role playing LAKMUD dirancang tidak hanya memperkuat pengetahuan teoritis, tetapi juga mengasah keterampilan praktis peserta. Setiap sesi dipandu oleh pemateri berkompeten, mulai dari akademisi, praktisi, hingga pengurus struktural IPNU-IPPNU yang telah berpengalaman.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang penguatan kapasitas kader, tetapi juga ajang mempererat ukhuwah dan semangat perjuangan bersama. Nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi  yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat ditekankan sebagai landasan aktualisasi diri setiap kader. Dengan demikian, kader yang dihasilkan diharapkan mampu membawa semangat Aswaja An-Nahdliyah sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui LAKMUD 2025, PK IPNU-IPPNU UNESA berharap dapat mencetak kader-kader militan, loyal, dan visioner yang siap menjawab tantangan zaman serta menjaga marwah organisasi. Kader yang lahir dari proses ini diharapkan menjadi pionir perubahan positif baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. 

Penulis: Hendra Dwi Kurniawan

0 Komentar