GENERASI GENIUS: KIPRAH DUTA IPNU-IPPNU UNESA DALAM MENCETAK KADER NU BERKARAKTER

 



Menjadi kader Nahdlatul Ulama (NU) kini tak hanya soal menjaga tradisi, tetapi juga bagaimana mampu beradaptasi dengan derasnya arus perkembangan zaman. Tantangan itulah yang dihadapi para pemuda NU, khususnya kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Untuk menjawab tantangan tersebut, Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menggelar ajang tahunan Duta IPNU IPPNU 2025. Acara yang selalu dinanti ini berlangsung meriah dengan mengangkat tema: "Strengthening GENIUS of IPNU IPPNU UNESA Ambassadors (Generation of Enlightenment, Noble, Inspirational, Universal, and Sincere)".

Melalui program ini, tujuan kami yaitu mencetak kader IPNU-IPPNU yang bukan hanya cerdas dan percaya diri, tetapi juga berkarakter dan siap menjadi wajah yang dapat dicontoh di tengah masyarakat.

PROSES SELEKSI

Pada ajang tahun ini, jumlah peserta sebanyak 72 orang yang ikut berkompetisi 20 di antaranya dari IPNU dan 52 dari IPPNU. Mereka menjalani berbagai tahapan seleksi, mulai dari pembekalan materi public speaking, personal branding, self improvement, catwalk, hingga beauty class. Seleksi berlanjut dimulai pada babak awal yaitu babak penyelisihan, semifinal, hingga terpilih delapan grand finalis. Pada tahap grand final, para finalis beradu argumen dan menunjukkan keterampilan terbaik untuk meyakinkan dewan juri. Gelar Winner Duta IPNU IPPNU 2024 berhasil diraih oleh Rekan Irfan Alifulmuna dari IPNU dan Rekanita Faizatul Azizah dari IPPNU.

PEMBINAAN KADER

Tak hanya sekadar kompetisi, ajang Duta IPNU IPPNU juga menjadi ruang pembinaan kader muda NU. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki jiwa kepemimpinan, percaya diri, serta berkarakter sesuai dengan nilai Ahlussunnah Wal Jamaah. Program ini sekaligus menjadi bentuk nyata peran pengurus dalam membina bakat dan minat anggota, sehingga kader muda IPNU-IPPNU siap tampil sebagai generasi unggul yang bermanfaat bagi bangsa dan agama.

Penulis: Risa Munna Asrofiyah

0 Komentar