Pelantikan dan Rapat Kerja PK IPNU IPPNU UNESA Periode 2024-2025

 


            Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Negeri Surabaya menggelar pelantikan pengurus baru dengan mengusung tema "Kader Muda, Aksi Nyata: Mewujudkan Pengurus PK IPNU IPPNU UNESA yang THRIVE (Teamwork, Harmony, Responsive, Integrity, Value, and Excellence)." Kepengurusan periode XX resmi dimulai dengan kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja (RAKER) masa khidmat 2024-2025. Pengukuhan ini dilaksanakan di Auditorium LT 11, Gedung Rektorat Unesa pada 2 Februari 2025.

        Kehadiran pembina PK IPNU IPPNU UNESA memberikan penguatan pondasi bagi rekan-rekanita dalam memulai kepengurusan. Dalam kesempatan tersebut, ditekankan bahwa Tri Dharma Perguruan Tinggi—yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—harus menjadi landasan dalam setiap program kerja di PK. Sebagai mahasiswa, penting untuk memahami kebutuhan dan kepentingan organisasi yang tetap sejalan dengan nilai akademik dan pengabdian.

        Selain itu, beberapa tokoh Nahdlatul Ulama turut hadir dan memberikan nasehat berharga mengenai peran mahasiswa sebagai generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat kebangsaan. Mereka menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman, membangun solidaritas, serta mengoptimalkan peran organisasi sebagai wadah pengembangan diri dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

        Setelah pelantikan ini, diharapkan seluruh pengurus dapat semakin solid dalam menjalankan amanah organisasi. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan para pengurus baru maupun lama yang masih aktif di periode tersebut, serta menjadi langkah awal dalam menyusun dan merealisasikan program kerja yang selaras dengan visi dan misi organisasi. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai THRIVE, kepengurusan baru diharapkan mampu membawa PK IPNU IPPNU UNESA ke arah yang lebih progresif, inovatif, dan berdaya guna bagi civitas akademika serta masyarakat luas.


Penulis : David Septian 

0 Komentar