Upaya Penyegaran Ulang Spirit Perjuangan Para Pendahulu dan Penguatan Spiritual-Kemasyarakatan Menyambut Abad Kedua Melalui Resepsi Puncak 1 Abad NU

 

Tim LPIP

1 Abad bukan masa yang sebentar, bukan pula masa yang mudah. Oleh karenanya, NU mengadakan resepsi peringatan 1 Abad Hijriyah Kelahiran NU sebagai sarana penyegaran ulang terhadap spirit melanjutkan perjuangan para pendahulu, sekaligus konsolidasi antar ulama’, umara’, dan segenap elemen organisasi NU.

Sejumlah acara di parkir timur, yakni Lailatul Qiro'ah, digelar Selasa (7/2/2023) dini hari pukul 00.00-01.00 WIB dengan dipimpin oleh KH Mutawakkil Alallah dan Prof Dr KH Said Agil Husein Al Munawar. Kemudian ada Manaqib Syekh Abdul Qadir Jailani pukul 01.00-02.00 WIB yang dipimpin oleh Maulana Syeikh As-Syarif Prof Dr Muhammad Fadhil Al-Jailani.

Acara dilanjutkan dengan Qiyamul Lail (Ratib Al-Attas dan Asmaul Husna) pukul 02.00-03.00 WIB dipimpin oleh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy dan Al-Habib Lutfi bin Ahmad Al-Atlas. Kemudian Ijazah Qubro pukul 03.00-04.00 oleh Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, serta shalat subuh berjamaah pukul 04.00-05.00 WIB yang dipimpin oleh Al-Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaf.

Untuk panggung outdoor akan diisi dengan Shalawatan yang dipimpin Al Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, pada pukul 05.00-07.00 WIB. Sedangkan acara di Indoor Stadion mulai pukul 05.00-06.00 diisi dengan briefing kesiapan pelaksanaan acara, pembagian konsumsi VIP dan VVIP, serta verifikasi gelang akses masuk.

Kemudian pukul 06.00-07.20, diisi dengan acara pengecekan menyeluruh mulai gladi bersih konfigurasi gerakan dengan membentuk huruf "1 ABAD NU & NU DIGDAYA" oleh peserta di area tribun kedatangan para kiai, tamu, dan undangan khusus. Persiapan lain, yakni persiapan live streaming dan registrasi peserta.

Pada pukul 07.20-08.00 WIB, acara diisi dengan istighosah kubro, pembacaan puisi dan live streaming. Kemudian kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara yang disambut Rais Aam (KH Miftachul Akhyar), Ketua Umum PBNU (KH Yahya Cholil Staquf), dan Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU Erick Thohir.

Acara berikutnya pukul 08.00-08.15 diisi dengan menyanyikan lagu "Indonesia Raya" dan "Ya Lal Wathon". Kemudian pembacaan ayat suci Alquran dan laporan kegiatan oleh Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU.

Pukul 08.15-09.10 WIB, acara diisi dengan sambutan dari gubernur Jawa Timur, Iftitah Rais Aam KH Miftachul Akhyar, video perjalanan Satu Abad NU, serta sambutan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

Acara berikutnya pukul 09.10-09.20 WIB ada penampilan marching band. Kemudian dilanjutkan dengan amanat Presiden Joko Widodo. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan rekomendasi Muktamar Fiqih Peradaban oleh ketua umum PBNU. Selanjutnya, ketua umum PBNU memberikan penghargaan kepada Grand Sheikh Al-Azhar dan Sayyid Ahmad bin Muhammad Al Maliki.

Pada jam tersebut, ketua umum PBNU memberikan rekomendasi Muktamar Fiqih Peradaban kepada Presiden RI. Acara selanjutnya yakni Presiden, rais aam dan ketua umum PBNU meluncurkan (launching) Abad Kedua NU dengan memukul bedug digital.

Pukul 09.50-10.15, acara diisi hiburan dengan pertunjukan Tarian Peraga Banser, dan paduan suara yang membawakan Mars Satu Abad NU, kebyar-kebyar, Sholawat Asyghil dan "Berkibarlah Benderaku". Pada pukul 10.15-10.30 WIB acara ditutup dengan pembacaan doa, kemudian Presiden meninggalkan lokasi acara.

Sementara itu, Harlah Satu Abad NU dimeriahkan pula dengan NU Festival mulai pukul 11.00-18.00 WIB. Acara ini karnaval nusantara di sepanjang Jalan Cokronegoro, Jalan Sultan Agung, Jalan Teuku Umar, Jalan Pahlawan.

Karnaval nusantara dimulai dari Pendopo Kabupaten Sidoarjo dan finis di Parkir Timur Stadion Delta Sidoarjo. Kemudian ada bazaar UMKM dengan aneka produk kuliner, merchandise, fashion, kriya, jasa, perusahaan dan banom. Lokasinya ada di enam area seputar zonasi acara.

Acara selanjutnya, yakni panggung hiburan di Indoor Stadion yang dihelat pukul 19.00-22.30 WIB. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu "Indonesia Raya" yang dipandu Tohpati dan Dewa Bujana (personel Band Gigi). Kemudian menyanyikan lagu "Serenade" oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). Terselenggara pula Nahdlatul Tujjar Fest yang akan diisi oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menko PPKUKM Teten Masduki, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Selanjutnya, ada sambutan ketua panitia Harlah Satu Abad NU Erick Thohir dan Yenny Wahid, serta sambutan dari PBNU oleh Sekjen PBNU Saifullah Yusuf. Acara kemudian ditutup dengan panggung rakyat berupa konser musik yang menampilkan  Rhoma Irama, Slank, dan ISHARI.

 

Referensi : https://www.republika.co.id/berita/rpbkr4430/resepsi-harlah-satu-abad-nu-digelar-nonsetop-ini-rundown-acaranya

 

 

 

 

 

 

 

0 Komentar