Tim LPIP
a. Institusi : Universitas al-Azhar Kairo (Mesir)
b. Individu :
-
Dzurriyah Sayyid Abbas
bin Abdul Azis (Sayyid Alawi bin Abbas Al Maliki; Sayyid Muhammad bin Alwi
al-Maliki; dan Sayyid Ahmad bin Muhammad bin Alwi al-Malik (Saudi Arabia)
-
Syaikh Yasin al-Fadani
(Musnid Dunia asal Padang, yang berdomisili di Saudi Arabia)
-
Martin van Bruinessen
(Antropolog, orientalis, dan pengarang Belanda, yang telah menerbitkan sejumlah
tulisan berkaitan dengan orang Kurdi, Turki, Indonesia, Iran, Zaza, dan juga
Islam)
Kategori Nasional
-
Ir. Soekarno (Tokoh
Bangsa)
-
KH. Wahid Hasyim (Tokoh
Pendidikan)
-
KH. Abdurrahman Wahid
(Tokoh Kebudayaan)
- Usmar Ismail (Tokoh Film dan Sastra)
Kategori
Internal NU
- “Pengabdi Sepanjang Hayat”
-
KH. Ali Yafie (Sulsel)
-
TGH. Turmudzi Badarudin
(NTB)
-
Nyai Mahfudhoh Ali Ubaid
(Jombang)
-
TGH. Tabrani Basri
(Kalsel)
- Kategori Pondok Pesantren Legendaris
-
Pondok Pesantren Al-Kahfi
Somolangu, Kebumen (1475)
-
Dayah Ma'hadul Ulum
Diniyyah (Mudi) Mesra, Birieun Aceh (abad 17-an)
-
Pondok Pesantren
Mojosari, Loceret, Nganjuk (1710)
-
Pondok Pesantren Cangaan,
Bangil, Pasuruan (1710)
-
Pondok Pesantren Babakan,
Cirebon (1715)
-
Pondok Pesantren
Sidogiri, Pasuruan (1718)
-
Pondok Pesantren
Jamsaren, Solo (1750)
-
Pondok Pesantren Buntet,
Cirebon (1750)
-
Pondok Pesantren
Qomaruddin, Bungah, Gresik (1753)
-
Pondok Pesantren Miftahul
Huda, Gading, Malang (1768)
-
Pondok Pesantren
Balerante, Cirebon (1779)
-
Pondok Pesantren Miftahul
Falah Bungkuk, Singosari, Malang (1785)
-
Pondok Pesantren
Al-Hamdaniyah, Siwalan Panji, Sidoarjo (1787)
-
Pondok Pesantren
Salafiyah Pasuruan (1779)
-
Pondok Pesantren
Hidayatut Thullab, Durenan, Trenggalek (1790)
-
Pondok Pesantren
Gedongan, Cirebon (1800-an)
-
Pondok Pesantren Tambak
Beras, Jombang (1825)
-
Pondok Pesantren
Watucongol, Magelang, (1830)
-
Pondok Pesantren Tremas,
Pacitan (1830)
-
Pondok Pesantren
Al-Asy’ariyah, Kalibeber, Wonosobo (1832)
-
Pondok Pesantren Zainul
Hasan, Genggong, Probolinggo (1839)
-
Pondok Pesantren
Al-Hikamus Salafiyah, Cipulus, Purwakarta (1840)
-
Pondok Pesantren
Al-Fauzan, Garut (1850)
-
Pondok Pesantren
Langitan, Tuban (1852)
-
Pondok Pesantren
al-Ittihad Poncol, Semarang (1893)
-
Pondok Pesantren MIS
(Ma’hadul Ilmi Asy-Syar’i), Sarang, Rembang (1859)
-
Pondok Pesantren
Syaikhona Kholil, Bangkalan (1861)
-
Pondok Pesantren Giri
Kusumo, Mranggen, Demak (1868)
-
Pondok Pesantren
Arriyadl, Ringinagung, Pare, Kediri (1870)
-
Pondok Pesantren
Tarbiyatun Nasyiin, Pacul Gowang (1880)
-
Pondok Pesantren Besuk
Kejayan Pasuruan (1881)
-
Pondok Pesantren
Sukamiskin, Bandung (1881)
-
Pondok Pesantren
Al-Ashriyah, Genteng, Banyuwangi (1882)
-
Pondok Pesantren Roudatul
Mubtadi’in, Balekambang, Jepara (1884)
-
Pondok Pesantren Darul
Ulum, Peterongan, Jombang (1885)
-
Pondok Pesantren
Al-Ihsan, Jampes, Kediri (1886)
-
Pondok Pesantren Annuqayah,
Guluk-Guluk, Sumenep (1887)
-
Pondok Pesantren Darul
Hikam, Bendo, Pare, Kediri (1889)
-
Pondok Pesantren
Tarbiyatut Tholabah, Lamongan (1898)
-
Pondok Pesantren
Tebuireng, Jombang (1899)
-
Pondok Pesantren
Gedongsari, Nganjuk (1901)
-
Pondok Pesantren Al-Falak
Pagentongan, Bogor (1901)
-
Pondok Pesantren
Al-Fatah, Banjarnegara (1901)
-
Pondok Pesantren
Futuhiyah, Mranggen, Demak (1905)
-
Pondok Pesantren
Mathaliul Huda Pati (1905)
-
Pondok Pesantren Kempek,
Cirebon (1908)
-
Pondok Pesantren
Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo (1908)
-
Pondok Pesantren Maslakul
Huda, Kajen, Pati (1910)
-
Pondok Pesantren Lirboyo,
Kediri (1910)
-
Pondok Pesantren
Al-Hikmah, Benda, Brebes (1911)
-
Pondok Pesantren
Al-Munawwir, Yogyakarta (1911)
-
Pondok Pesantren
Raudlatul Ulum, Jember (1912)
-
Pondok Pesantren Ma’hadut
Tholabah, Tegal (1913)
-
Pondok Pesantren
Darussalam Martapura Kalsel (1914)
-
Pesantren Islam As
Shiddiqi, Jember (1915)
-
Pondok Pesantren
al-Hidayah Lasem Rembang (1916)
-
Pondok Pesantren Matla’ul
Anwar Linahdhatil Ulama (MALNU) Pandeglang (1916)
-
Pondok Pesantren
Denanyar, Jombang (1917)
-
Pondok Pesantren
al-Qaumaniyah, Bareng, Kudus (1918)
-
Pondok Pesantren Tahsinul
Akhlaq, Winong, Cirebon (1918)
-
Pondok Pesantren Apik,
Kauman Kaliwungu, (1919)
-
Pondok Pesantren
Al-Masturiyah, Sukabumi (1920)
-
Pondok Pesantren
Salafiyah Syafi'iyyah, Seblak Jombang (1921)
-
Pondok Pesantren Baitul
Arqom Ciparay, Bandung (1922)
-
Pondok Pesantren
Rasyidiyah Khalidiyah, Kalsel (1922)
-
Pondok Pesantren
Mustofawiyah, Mandailing Natal, Sumut (1925)
-
Pondok Pesantren Ihya
Ulumaddin, Cilacap (1925)
- Pondok Pesantren Ploso, Kediri (1925).
- Tokoh Pejuang NU
I. Penandatangan Naskah Pendirian NU
-
KH. Hasyim Asy’ari
(Jombang)
-
KH. Wahab Hasbullah
(Jombang)
-
KH. Bisri Syansuri
(Jombang)
-
KH. Raden Asnawi (Kudus)
-
KH. Nawawi (Pasuruan)
-
KH. Ridwan Mujahid
(Semarang)
-
KH. Maksum Ahmad
(Rembang)
-
KH. Nahrawi Thahir
(Malang)
-
H. Ndoro Muntaha
(Bangkalan)
-
KH. Abdul Hamid Faqih
(Gresik)
-
KH. Abdul Halim (Cirebon)
-
KH. Ridwan Abdullah
(Surabaya)
-
KH. Mas Alwi bin Abdul
Azis (Surabaya)
-
KH. Abdullah Ubaid
(Surabaya)
-
Syekh Ahmad Ghanaim
al-Misri (Surabaya)
-
KH. Dahlan Ahyad
(Surabaya)
-
KH. Khalil Masyhuri
(Rembang)
-
KH. Muhammad Zubair
(Gresik)
-
KH. Faqih Mas Kumambang
(Gresik)
-
KH. Muhammad Ma’ruf
(Kediri)
-
H. Hasan Gipo (Surabaya)
-
KH. Syamsul Arifin
(Situbondo)
-
KH. Raden Hambali (Kudus)
-
KH. Muhammad Hasan
(Probolinggo)
- KH. Shaleh Lateng (Banyuwangi)
II. Rais 'Aam
-
Hadratus Syaikh KH.
Hasyim Asy’ari (1926-1947)
-
KH. Wahab Hasbullah
(1947-1971)
-
KH. Bisri Syansuri
(1971-1980)
-
KH. Ali Ma’shum
(1981-1984)
-
KH. Achmad Siddiq
(1984-1991)
-
KH. Ali Yafie (1991-1992)
-
KH. Ilyas Ruchiyat
(1992-1999)
-
KH. M. A Sahal Mahfudh
(1999-2014)
-
KH. Ahmad Mustofa Bisri
(2014-2015)
- KH. Ma’ruf Amin (2015-2018)
III. Ketua Umum Tanfidziyah
-
H. Hasan Gipo (1926-1929)
-
KH. Ahmad Noor
(1929-1937)
-
KH. Mahfud Siddiq
(1937-1944)
-
KH. Nahrawi Tahir
(1944-1951)
-
KH. Abdul Wahid Hasyim
(1951-1954)
-
KH. Muhammad Dahlan
(1954-1956)
-
KH. Idham Chalid (1956
-1984)
-
KH. Abdurrahman Wahid
(1984-1999)
-
KH. Hasyim Muzadi
(1999-2010)
-
KH. Said Aqil Siroj
(2010-2021)
0 Komentar