BERDAYA, BERBUDAYA, BERDIGDAYA : “Slogan PKPT IPNU IPPNU UNESA Masa Khidmat 2022-2023”




Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Negeri Surabaya masa khidmat 2022-2023 kini dipimpin oleh Rekan Muhammad Sayyidul Ummam Ryo Saputra, ketua IPNU Unesa dan Rekanita Tafty Hanna, ketua IPPNU Unesa. Pengukuhan pengurusan telah resmi dilantik pada 11 Desember 2022 oleh Pimpinan cabang Surabaya, di gedung Fakultas Ilmu Pendidikan, Unesa.

Berjalan menggandeng organisasi tentu perlu nahkoda yang membawa tujuan jelas dalam berputarnya roda kepengurusan. Melangkah tanpa arah akan membuat tersesat anggota yang mengikuti tidak sesuai dengan harapan. Dengan visi dan misi yang dibawakan oleh ketua PKPT kepengurusan priode ini mengusung slogan 3B yaitu Berdaya, Berbudaya, Berdigdaya.

Berdaya, seorang pelajar harus memiliki kemauan dan kemampuan untuk melakukan sebuah tindakan yang baik dan benar. Potensi pelajar yang mempunyai ilmu harus diunggulkan terlebih dahulu dalam memulai. Berdaya dimulai dari diri sendiri sebelum ke orang lain yang memiliki ketertarikan atau kemauan. Jika kamu berdaya kamu pasti akan melakukan langkah selanjutnya untuk mengembangkan dan mencapai kemauan. Kemauan apa? Kemauan mengamalkan kemampuan yang didapatkan sesuai pengetahuan yang dikembangkan melalui berbuaya.

Berbudaya, seorang pelajar harus memiliki pemikiran yang maju dan tetap berpegang teguh pada ideologi yang dimiliki yakni Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyah. Dengan ideologi yang dianut memiliki amaliah Nahdlatul Ulama yang harus dibudayakan seperti tahlilan, maulidan, ziarah kubur, dll yang sudah menjadi tradisi.

Berdigdaya, seorang pelajar harus kuat prinsip dan pendirianya untuk istiqomah dalam belajar, berjuang, dan bertakwa sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai ideologi yang dimiliki. Melalui budaya amaliah NU kita harus kokoh dengan lingkungan sekitar. Kuat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki dengan benar sesuai amaliah NU.  Teguh dengan apapun yang terjadi harus tetap kokoh dengan prinsip, budaya, dan amaliah NU.  

“Berharaplah untuk memberi dan jangan berharap untuk diberi dalam proses berkhidmat” pesan Rekan Ryo.

Penuh harapan dalam kepengurusan priode ini disampaikan ketua IPPNU, Rekanita Hanna “Semoga sehat dan selalu dikuatkan bahunya untuk tetap berkhidmat di PKPT sampai tuntas, paripurna, husnul khotimah”. (7/1/2023)

Penulis: Fitriya Nur Kumala

0 Komentar