Belajar Tartil Bersama GYP (Growth Your Passion) PKPT 2021

Oleh : Nindy Heksari Mardini 

Assalamualaikum w. w. rekan-rekanita Salam Berjuta! Bagaimana nih kabarnya rekan dan sekanita sedaya? Dalam menjalani masa pandemi dan perubahan cuasa akhir-akhir ini, penulis himbau rekan-rekanita semua untuk selalu menjaga pola makan, istirahat dan olahraga yang cukup, tak lupa juga yang paling penting senantiasa menjalankan ibadah sunnah di samping menjaga ibadah wajib. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin… 

Dalam masa pandemi ini, dalam organisasi tentunya banyak sekali kegiatan yang harus kita tunda atau bahkan terpaksa batalkan. Di PKPT IPNU IPPNU UNESA sendiri juga men-daring-kan kegiatan-kegiatan yang seharusnya dilaksanakan secara offline. Para pengurus harus memutar otak untuk merancang sebuah acara agar kesan dan manfaatnya tetap tersampaikan pada peserta meskipun melaksanakan acara tersebut secara daring.



Salah satu kegiatan dari PKPT IPNU IPPNU UNESA yang diadakan secara daring yaitu Pelatihan Tilawah dan Pelatihan Tartil Al-Qur’an. Pelatihan-pelatihan tersebut merupakan rangkaian acara dalam program kerja dari departemen Bakat dan Minat yang bernama Growth Your Passion PKPT 2021 atau selanjutnya disebut GYP PKPT 2021. Pemateri dalam acara ini bukan kaleng-kaleng rekan-rekanita, mereka adalah M. Taufik Ramadhan, Rekanita Maf Ulatul Ainiyah dan rekan A. Khoirur Roziqin yang mana mereka bertiga merupakan mahasiswa yang berpengalaman dan telah meraih segudang prestasi dalam bidang MTQ.

Bicara mengenai tartil, tentunya rekan dan rekanita sudah tidak asing lagi mendengar kata ini. Ya, bahkan dalam agama kita sendiri, Allah SWT menganjurkan kita untuk membaca Al-Qur’an dengan tartil yang artinya membaca Al-Qur’an secara perlahan dengan tajwid serta makhraj yang benar. Pelatihan tartil yang diadakan PKPT IPNU IPPNU UNESA menyajikan pembelajaran mengenai irama-irama yang biasa digunakan dalam membaca Al-Qur’an. Irama-irama tersebut meliputi irama Rost, Bayyati, Nahawand, dan Hijaz.

            Untuk mempelajari irama-irama tersebut pastinya membutuhkan waktu yang tidak singkat, sehingga panitia membagi pelatihan tartil menjadi dua sesi. Pada sesi pertama, materi yang  disampaikan adalah Tartil dengan irama Rost dan Bayyati, pelatihan ini dilaksanakan ba'da magrib melalui media google meet. Peserta pelatihan tidak hanya berasal dari internal PKPT IPNU IPPNU UNESA, tapi juga dari eksternal. Ada juga mahasiswa dari kampus lain yang turut berpartisipasi dalam pelatihan ini. Walaupun jumlah peserta belum mencapai angka ratusan, namun menurut rekanita Niyah jumlah tersebut sudah cukup sebagai indikator terlaksananya program tersebut. Mengingat minat dari mahasiswa yang berbeda-beda dan kondisi pandemi yang dihadapi saat ini, kita patut bersyukur karena masih banyak yang mau belajar walaupun dalam keadaan yang serba terbatas ini. Menurut rekanita Inayah selaku ketua pelaksana, pelatihan ini juga di luar ekspektasi karena dengan persiapan yang singkat, dapat menarik minat peserta yang lumayan tinggi.

Pada pelatihan tartil sesi kedua, pelaksanaan tidak jauh berbeda dengan sesi pertama. Masih menggunakan media google meet, materi pada sesi ini dibawakan oleh rekan Roziq. Materi yang disampaikan merupakan sambungan dari materi pada sesi pertama yaitu irama Nahawand dan Hijaz. Jumlah partisipan sebanyak 40 orang yang berasal dari internal PKPT maupun dari umum. 


Baik dari sesi pertama maupun kedua, acara berjalan lancar dan ramai. Walaupun sempat terkendala sinyal, acara tetap membawa kesan baik bagi semua partisipan. Begitu pun dengan pemateri, mereka tetap dapat menyajikan materi dengan penguasaan public speaking yang mumpuni dan gaya bahasa yang santai. Para peserta juga terlihat antusias ketika pemateri menunjuk mereka untuk mempraktikkan salah satu irama. 

Sampai sini liputan singkat mengenai GYP 2021, semoga pelatihan tilawah dan tartil dalam GYP 2021 membawa manfaat ilmu yang barakah bagi panitia, peserta dan siapa pun yang terlibat di dalamnya. Aamiin..

Saya selaku penulis yang comel memohon maaf apabila terdapat kesalahan dan kekhilafan dalam bertutur kata dalam artikel ini. Saya amat sangat terbuka untuk menerima kritik dan saran yang penuh motivasi dari rekan-rekanita terhadap tulisan saya, agar saya dapat menyajikan tulisan-tulisan yang lebih baik lagi pada kemudian hari. Sampai jumpa di tulisan selanjutnya 😁


 

0 Komentar