PENUM V


PENUM (PELAJAR NU MENGABDI) V 2018
Assalamu’alaikum Rekan Rekanita, selamat sore. Pada sore yang ceria ini, kali ini Rekan Rachmana akan menjelaskan salah satu program kerja yang paling dinanti oleh seluruh pengurus dan anggota PKPT IPNU IPPNU Universitas Negeri Surabaya. Mungkin Rekan dan Rekanita bertanya-tanya mengapa program kerja ini sangat dinanti-nanti???, dan pasti sedang menerka-nerk program apakah itu??? Langsung saja mimin akan kasih tahu bahwasanya program kerja yang dinanti- nanti itu adalah PeNUM. Apakah PeNUM itu? PeNUM adalah kepanjangan dari Pelajar Nahdlatul Ulama Mengabdi, program kerja ini merupakan program yang dinanti oleh pengurus dan anggota PKPT IPNU IPPNU Universitas Negeri Surabaya yang dibawahi oleh Departemen Dakwah dan Pengembangan Masyarakat. Adanya program ini tentunya untuk mengimplementasikan dari tri dharma perguruan tinggi yang ketiga yakni pengabdian masyarakat. Sehingga itu lah yang menjadi latar belakang dari program kerja PeNUM. Alasan mengapa program PeNUM sangat dinanti karena didalam pelaksanaannya, baik pengurus maupun anggota mendapatkan banyak pengalaman yang tidak terlupakan. Entah itu dalam bermasyarakat, menjalankan program-program didalamnya, bahkan adanya benih-benih cinta yang tumbuh setelah melaksanakan PeNUM. Hal ini dikarenakan saat PeNUM peserta maupun panitia sepenuhnya membaur dengan masyarakat, mereka bertempat tinggal di pos-pos yang tersedia. Oleh karena itu, banyak angggota dan pengurus mulai akrab satu sama lain setelah menjalankan PeNUM.
            PeNUM sudah berjalan secara rutin dalam lima tahun terakhir, PeNUM pertama (2014) dilaksanakan di Surabaya, yang diketuai oleh rekan Sigit. Sasaran utama pelaksanaan PeNUM pertama yaitu anak-anak jalanan (AnJal) yang putus sekolah. PeNUM (2015) kedua dilaksanakan di Lamongan yang diketuai oleh rekan Zainullah. PeNUM kedua ini merupakan awal pelaksanaan PeNUM diluar kota Surabaya. PeNUM kedua dilaksanakan selama 3 hari. PeNUM ketiga(2016) dilaksanakan kembali di Lamongan, tepatnya di desa Modo. Pada PeNUM pertama dan kedua mimin tidak mencantumkan desanya, hal ini dikarenakan mimin tidak terlalu paham tentang sejarah PENUM, jadi untuk Rekan dan Rekanita jangan kecewa yaaaa.... Mimin minta maaf  hehehe. PeNUM ketiga diketuai oleh rekan Ade Bagus. Pada PeNUM keempat (2017) dilaksanakan di desa Asemgede, kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, yang diketuai oleh seseorang yang tak asing ditelinga pengurus dan anggota tahun kepengurusan 2017/2018, yaaps benar sekali, diketuai oleh rekan M Ichsan Khofi (yang sekarang menjabat sebagai Ketua PKPT IPNU Tahun Kepengurusan 2017/2018). Dan yang terakhir yakni PeNUM kelima yang dilaksanakan di Dusun Anjasmoro, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Yang diketuai oleh saya sendiri yakni Rekan Abdullah Dandy R, seseorang yang memiliki wajah yang lumayan cekep dan mampu meluluhkan hati seseorang yang melihatnya (Peace hehehe mimin Cuma bercanda). PeNUM kelima ini dilaksanakan selama 10 hari mulai tanggal 24 Desember 2017 hingga 3 Januari 2018.
            PENUM itu seperti KKN, bukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ya, tapi Kuliah Kerja Nyata, dan juga berbeda dengan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Kok katanya sama dan beda? Yang bener mana? Gini, Penum memiliki kegiatan yang ampir sama dengan KKN yang dilaksanakan oleh Univ Rekan. Apa? Sama-sama membangun desa. Namun yang membedakan antara PeNUM dengan KKN yakni, pertama  kalau KKN pengabdian yang diwajibkan di tiap-tiap Universitas, sedangkan kalau PeNUM wajib bagi pengurus PKPT IPNU IPPNU UNESA. Yang  kedua, kalau KKN merupakan pengabdian yang bertujuan untuk membangun infrastruktur suatu daerah, sedangkan PENUM difokuskan untuk membangun moral dan mengubah kebiasaan masyarakat setempat. PeNUM juga difokuskan dalam sektor pendidikan dan agama, sesuai dengan jargon IPNU IPPNU, yakni Belajar, Berjuang dan Bertaqwa.
            PeNUM V dilaksanakan selama 10 hari di Dusun Anjasmoro, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Pada PENUM V ini terbagi dalam 3 pos yang berbeda, dan tersebar di 3 RT. Setiap pos bertempat tinggal di dua rumah, yaitu satu rumah untuk rekan dan satu rumah lagi untuk Rekanita.  PeNUM V terfokus dalam pengembangan masyarakat di bagi dalam 4 divisi yakni Agama, Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial. Pada setiap divisi tersendiri memiliki program-program unggulan. Dan uniknya, tiap-tiap program kerja divisi ada yang diberikan tanggung jawab kepada anggota angkatan 2017, sehingga anggota angkatan 2017 bisa benar-benar siap menjalani tanggungjawab kelak setelah dilantik menjadi pengurus tahun depannya. Berikut mimin akan menjabarkan beberapa program kerja yang dilaksanakan oleh tiap-tiap divisi pada saat pelaksanaan PeNUM V baik program rutinan maupun program insidental.

DIVISI AGAMA
·                           PROGRAM RUTINAN :
1.       PELATIHAN AL BANJARI
Pelatihan albanjari dilakukan setiap hari selesai TPQ, pelatihan albanjari dilakukan di mushola tiap-tiap pos (Pos 1 dan 2 gabung). Sasaran pelatihan Al Banjari adalah adik-adik Sekolah Dasar, dan hasil dari pelatihan akan dipertunjukkan pada malam akhir kegiatan (Pengajian Akbar).
2.      MENGAJAR TPQ
Mengajar TPQ dilakukan setiap hari, program ini berkelanjutan dengan program sebelumnya (Pelatihan Al Banjari)
3.      TAKMIR MUSHOLA
4.      KHATAMAN AL-QURAN
Khataman Al۔Quran ini dilaksanakan di musholla ataupun masjid tiap masing-masing pos. Yangmana khataman ini di ikuti oleh peserta PeNUM itu sendiri dan warga sekitar.
5.      RUTIANAN MAULID DIBA’
 
·                           PROGRAM INSIDENTAL :
6.      FESTIVAL SANTRI
Program ini dilaksanakan pada 3 hari sebelum malam penutupan, program ini berisikan tentang lomba-lomba yang dikhususkan untuk anak-anak dibidang keagamaan. Pada festival santri ini terdapat tiga cabang lomba di dalamnya yakni lomba Adzan, Tartil dan Hafalan.
7.      MALAM PENGAJIAN AKBAR
Program ini merupakan salah satu program terbesar dari divisi agama. Karena pelaksanaan program ini sekaligus dengan acara penutupan PeNUM V. Acara pengajian akbar dilaksanakan pada malam terakhir PeNUM V dan terselenggara di lapangan MI Anjasmoro.  Pengajian Akbar pada Penum ini diisi dengan tausiah oleh pengasuh Pondok Pesantren Tambak Beras Jombang yang dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat Dusun Anjasmoro.


DIVISI EKONOMI
1.      PELATIHAN PACKAGING (pelatihan pengemasan)
Sasaran program ini adalah lapisan masyarakat khususnya ibu-ibu, program ini diawali dengan pemberian materi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, dan dilanjut dengan cara-cara mengemas suatu produk agar menarik minat pembeli.

DIVISI PENDIDIKAN
·                           PROGRAM RUTINAN
1.      RUMAH BELAJAR
Rencana awal PeNUM V berupa program Bina Sekolah (yakni ngajar di sekolah), namun karena terkendala libur maka tidak dilaksanakan. Namun diganti dengan rumah belajar untuk anak SD. Rumah belajar ini difokuskan kepada siswa-siswi SD untuk membuat kerajinan-kerajinan tangan yang mungkin tidak didapat di sekolahnya. Selain itu, rumah belajar juga melatih siswa-siswi kesenian (Drama dan Tari ) yang pastinya akan ditampilkan pada Pengajian Akbar dan Penutuan Penum V.
·       
                            PROGRAM INSIDENTAL
1.      LOMBA-LOMBA
Program ini memiliki berbagai perlombaan yang ditandingkan antara lain : Lomba mewanai (TK), Lomba Menggambar (SD), Lomba Outbond (SD), Lomba Volly (Masyarakat) yang pastinya seru dan awesome.
2.      TRY OUT SBMPTN dan MOTIVASI dari TENTOR
Program ini dikhususkan untuk siswa-siswi MA Anjasmoro dan pemberian motivasi dari TENTOR Utama (Achmad Fatoni)
3.      BAKTI BUKU
Program ini dilakukan pada akhir kegiatan, yakni pemberian buku kepada yayasann Anjasmoro. Buku-buku tersebut diperoleh dari relawan-relawan dermawan yang mendonasikan bukunya untuk berbagi ilmu kepada adik-adik Dusun Anjasmoro.

DIVISI SOSIAL
·                           PROGRAM RUTINAN
1.      JAM (Jika Aku Menjadi)
Program ini merupakan icon dari PENUM V, yupss benar sekali, pada program ini, kita (pengurus dan anggota) turut merasakan hidup sebagai masyarakat setempat yang notabenenya adalah pemerah susu. Jadi kebanyakan temen-temen bekerja sebagai pemerah susu dan ikut mencari pakan ternak di kebun
·                         


PROGRAM INSIDENTAL
1.      PENYULUHAN KESEHATAN
Penyuluhan kesehatan ini mengangkat tema tentang bahaya demam berdarah dan terfokus pada seluruh lapisan masyarakat. Materi disampaikan oleh salah satu pegawai dari Puskesmas Anjasmoro.

Mungkin itu saja yang dapat Rekan Rachmana sampaikan kepada Rekan dan Rekanita pembaca setia Blog PKPT IPNU IPPNU UNESA. Semoga kedepannya PKPT IPNU IPPNU memiliki program kerja yang lebih berkualitas lagi. Terutama di bidang pengabdian masyarakat. Karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lain. Dan buat Rekan dan Rekanita semua, jangan ragu untuk memilih teman hidup dari  rekan-rekanita PKPT IPNU IPPNU, karena masyarakat saja diabdi apalagi calon pasangan wkwkwkw… sekian dari mimin, kurang lebihnya mimin mohon maaf yg sebesar-besarnya...Wassalamu’alaikum...




 

0 Komentar