Santunan Anak Yatim

Pada dasarnya islam mendorong para pemeluknya untuk peduli terhadap sesama. Islam tidak menyukai terhadap orang-orang yang bersikap individualis dan hanya mementingkan kepentingan dan keuntungan peribadi belaka. Oleh sebab itu manusia yang paling baik adalah manusia yang mampu bermanfaat bagi makhluk yang lain. Utamanya tidak terkecuali terhadap anak-anak yang dikategorikan dalam kategori yatim. Islam pada hakikatnya menganjurkan untuk memelihara, menyayangi, serta tidak melakukan tindakan yang dapat melukai perasaan mereka selaku anak yatim. Oleh sebab itu kita selaku umat islam perlu menjaga tindak tanduk perilaku dan sikap kita terhadap anak yatim. Melihat realitas yang ada IPNU-IPPNU UNESA berupaya untuk menyenangkan hati dari anak yang dikategorikan yatim tersebut. Pertanyaannya dengan cara apa menyenangkan hati anak yatim??? tentunya banyak cara yang dapat dilakukan, layaknya yang dilakukan oleh IPNU-IPPNU UNESA yang mengadakan kegiatan bakti sosial yang dilakukan pada suatu panti asuhan yang berlokasi pada daerah ketintang lama, wonokromo, Surabaya. Dalam kegiatan tersebut ada beberapa agenda yang dilaksanakan, antara lain adalah diadakannya pemberian motivasi melalui media video-video pendek yang ditayangkan terhadap para anak yatim yang ada di panti asuhan tersebut dengan tujuan agar mereka nantinya mempunyai cita-cita yang tinggi serta juga mempunyai niat dan tekat yang tinggi pula untuk mencapai cita-cita yang diinginkan. Selanjutnya dilakukan pemberian bingkisan kepada anak yatim tersebut dengan harapan membuat hati dari para anak yatim tersebut senang. Semoga kegiatan tersebut dapat berlanjut pada kesempatan yang lainnya, serta juga menjangkau anak-anak yatim yang lebih luas sehingga nantinya kita masih bisa melihat ekspresi gembira, ceria, dan senang dari mereka. …Amiiiiinnnnn.,…………. ( Zainullah )


0 Komentar