Mahasiswa
merupakan sebutan untuk orang-orang yang berkuliah. Mungkin agak berat untuk
mengemban gelar Siswa yang didepannya
ada kata MAHA. Karena implikasinya bahwa orang yang berkuliah merupakan orang
yang lebih dari sekedar siswa. Orang awam menganggap para mahasiswa mengerti
akan segalanya, namun jangan disamakan dengan dukun, paranormal dan lain sebagainya. Maksud dari kalimat tersebut
adalah pengetahuan yang diperoleh oleh para mahasiswa berbeda jauh akan halnya
pada saat mereka masih berstatus sebagai siswa. Pengetahuan yang diperoleh
dibangku perkuliahan menurut para dosen-dosen pengampu mata kuliah hanyalah
sebanyak 20 % banyaknya. Dari data yang ditampilkan tersebut jika dianalogikan
mana mungkin mahasiswa tidak setara dengan siswa, karena sama-sama duduk
dibangku dan menerima materi yang diberikan oleh pengajar (guru, dosen). Ada
beberapa hal yang menyebabkan tidak samanya tingkat pengetahuan yang diperoleh antara
mahasiswa dan siswa, diantaranya adalah pertama, budaya literasi (membaca) yang
mana mau tidak mau seorang mahasiswa dituntut untuk terus membaca. Kedua,
mahasiswa dituntut untuk terus mengupdate informasi yang sedang terjadi. Ada
dua cara yang dapat dilakukan untuk mengupdate informasi diantaranya adalah
dengan menggunakan media (cetak, suara, online, dan lain sebagainya), kedua
menggunakan cara lama yakni melalui praktik (budaya) diskusi. Akhir-akhir ini
IPNU-IPPNU UNESA sedang menggalakkan apa yang disebutnya dengan “Diskusi Pintar” yang mungkin merupakan
revolusi dari kegiatan “Ngopi Pintar”.
Berganti nama, berganti pula bobot pembicaraan yang diangkat. Ngopi pintar
biasanya diisi dengan berbicara santai, sharing, bahkan curhat dan lain
sebagainya dengan sesama angota IPNU-IPPNU UNESA. Namun berbeda halnya dengan
“Diskusi Pintar” yang mana mengangkat isu-isu aktual yang sedang
hangat-hangatnya diperbincangkan. Hal ini dilakukan untuk kembali mengobarkan
semangat cinta akan pengetahuan (ilmu), serta untuk meminimalisir dahaga
kelimuan yang sedang di derita para mahasiswa. Semoga kegiatan diskusi pintar
ini dapat menyejukkan dahaga keilmuan para pecinta ilmu. Amiiiiinnnnnn……………. (
Zainullah )
0 Komentar